Aplikasi Text To Speech Android, iOS, dan Windows Terbaik

5 Aplikasi Text To Speech Android, iOS, dan Windows Terbaik

Wheretheeffismyhandbook –¬†Biasanya text-to-speech digunakan karena kebutuhan masyarakat dalam proses pembuatan video tutorial (seperti narasi), serta video presentasi biasa. Dengan konversi teks ke ucapan, Anda juga dapat dengan mudah belajar bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya.

Text-to-speech, yang sekarang ada di dalam smartphone dan komputer, belum menampilkan bahasa Indonesia dalam salah satu bahasa text-to-speech.

Namun, dengan 5 aplikasi ini, Anda bisa meminta komputer atau smartphone untuk mengucapkan kata-kata yang Anda inginkan dalam bahasa Indonesia.

Apa saja aplikasi atau perangkat lunaknya?

1. Google Text To Speech

Google Translate, seperti yang kita kenal, adalah aplikasi terjemahan bahasa paling populer. Beberapa bahasa bisa diterjemahkan, termasuk bahasa Indonesia. Hal baiknya adalah Google Terjemahan menambahkan teks ke ucapan sebagai fitur tambahan.

Fitur teks-ke-ucapan Google Terjemahan menawarkan berbagai bahasa yang Anda dapat gunakan, dari kata-kata yang Anda terjemahkan ke dalamnya. Indonesia juga tidak jauh. Anda bisa meminta Google Translate untuk mengucapkan kata-kata bahasa Indonesia.

Hal baiknya adalah Google Terjemahan juga tersedia sebagai aplikasi di Android dan iOS. Artinya, Anda bisa menggunakan fitur text-to-speech di smartphone Anda menggunakan Google Translate.

Fitur text-to-speech Google Terjemahan dapat membaca teks dengan intonasi yang tidak terlalu datar dan lebih lancar daripada yang lain.

2. Aplikasi Text To Speech di Android

Tidak seperti fitur text-to-speech Google Terjemahan, aplikasi Google Text-To-Speech di Android sebenarnya bekerja sebagai “mesin” atau mesin text-to-speech yang dapat digunakan di aplikasi apa pun di Android.

Contohnya adalah Pocket. Jika Anda menggunakan Pocket, Anda dapat membaca artikel yang Anda simpan di Pocket menggunakan Google Text-To-Speech.

Intonasi dan artikulasi vokal bahasa Indonesia yang diucapkan oleh Google Text-To-Speech hampir terdengar seperti suara manusia. Seperti pembaca berita di televisi.

Namun, fitur text-to-speech tetap berguna, terutama jika Anda malas membaca artikel di Pocket dan hanya ingin mendengarkan.

3. Aplikasi Web ResponsiveVoice

Jika Anda terlalu malas menggunakan kuota untuk mendownload aplikasi, Anda dapat menggunakan aplikasi web ResponsiveVoice.

ResponsiveVoice menyediakan text to speech dengan intonasi dan artikulasi suara perempuan Indonesia yang mirip dengan aslinya. Setiap kata, kalimat, paragraf yang Anda baca menyenangkan untuk didengarkan.

Meskipun membaca terlalu cepat, ResponsiveVoice tidak perlu diunduh. Anda dapat menggunakannya langsung di browser seperti Chrome, Firefox, Edge, Safari, dan browser di smartphone.

Tentu saja, tidak ada aplikasi yang sempurna. ResponsiveVoice masih agak datar untuk beberapa kata bahasa Indonesia.

4. Aplikasi Web Oddcast

Seperti ResponsiveVoice, Oddcast adalah aplikasi text-to-speech berbasis web. Intonasi dan artikulasi suara Indonesia lebih datar dari ResponsiveVoice. Lebih buruk lagi, Oddcast hanya dapat membaca sejumlah kecil kata.

Meski begitu, Oddcast memungkinkan kita mengubah level dan efek suara pembacaan. Suara untuk text-to-speech di Indonesia juga tidak ketinggalan.

5. IndoTTS

Jika Anda menggunakan Jasa Pembuatan Aplikasi Ios, Anda bisa menggunakan IndotSS sebagai software text-to-speech bahasa Indonesia Anda.

Perangkat lunak ini dibuat oleh profesor ITB Arry Akhmad Arman di Belgia pada tahun 2000.

Software text-to-speech ini mampu membaca kata yang Anda ketikkan dengan intonasi dan artikulasi yang menyerupai suara orang Indonesia pada umumnya.

Pada akhirnya, berbagai aplikasi dan perangkat lunak teks-ke-ucapan tidak menghadirkan suara dengan intonasi dan artikulasi yang sangat tepat. Aplikasi text-to-speech yang tidak sempurna tidak perlu membatasi pekerjaan yang kita buat.

Jika Anda membuat video dan membutuhkan narasi, yang terbaik adalah menggunakan suara manusia yang sebenarnya. Suara datar dari aplikasi text-to-speech membuat video menjadi kurang menyenangkan untuk ditonton.